Ajarkan Demokrasi Sejak Dini, LPI Al-Hayyan Gelar Pemilos Ketua OSIS Seperti Pemilu Sungguhan

Sumenep, http://alhayyan.sch.id – Demokrasi tidak hanya dipelajari dari buku. Di LPI Al-Hayyan, para siswa diajak merasakan langsung bagaimana proses demokrasi berjalan.

Pada Sabtu, 25 Juli 2026, Lembaga Pendidikan Islam LPI Al-Hayyan yang berlokasi di Dusun Bandungan, Desa Karduluk, Kec. Pragaan, Kab. Sumenep menggelar Pemilihan Ketua OSIS secara langsung. Suasana di halaman sekolah pagi itu mirip sekali dengan suasana TPS saat Pemilu.

Pemilos Ala KPU, Dari Bilik Suara Sampai Kotak Suara

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pemilihan ketua OSIS kali ini dikemas serius dan profesional. Panitia pelaksana meniru mekanisme yang digunakan KPU.

Mulai dari pendaftaran calon, kampanye, pembuatan bilik suara dari kardus, kotak suara, daftar pemilih tetap, hingga proses pencoblosan dan penghitungan suara. Para siswa yang menjadi pemilih juga diwajibkan mencelupkan jari sebagai tanda sudah memilih, persis seperti pemilu nasional.

Dari pantauan di lapangan, para siswa terlihat antusias dan tertib. Mereka mengantri, menunjukkan undangan, lalu masuk ke bilik suara untuk mencoblos calon pilihannya secara rahasia. Setelah itu surat suara dimasukkan ke dalam kotak suara yang dijaga oleh petugas.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa SMA Al-Hayyan. Sementara siswa lainnya duduk rapi menyaksikan jalannya proses demokrasi mini tersebut.

Tujuan: Cetak Generasi yang Paham Politik dan Bertanggung Jawab

Kepala SMA Al-Hayyan, Bapak Abdul Wali, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bagian dari pendidikan politik dan karakter.

“Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak sejak dini tentang sistem demokrasi yang diterapkan di Republik Indonesia. Mereka tidak hanya tahu teorinya di kelas, tapi juga praktiknya. Bagaimana menghargai pilihan orang lain, bagaimana berkompetisi dengan sehat, dan bagaimana menerima hasil dengan legowo,” ungkap beliau.

Beliau juga menegaskan bahwa pemilihan ini mengedepankan 3 asas utama: Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil – Luber Jurdil.

“Melalui Pemilos ini kami berharap lahir pemimpin OSIS yang benar-benar dipilih oleh suara terbanyak. Sekaligus mencetak generasi Al-Hayyan yang paham hak dan kewajibannya sebagai warga negara, berani berpendapat, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Demokrasi Berbasis Nilai Islam

Sebagai lembaga pendidikan Islam, LPI Al-Hayyan juga menanamkan nilai-nilai syura dan amanah dalam proses pemilihan ini. Para calon ketua OSIS sebelumnya telah menyampaikan visi-misi di hadapan seluruh siswa. Mereka berjanji akan membawa OSIS menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan bermanfaat untuk seluruh warga sekolah.

Dengan adanya kegiatan ini, LPI Al-Hayyan berharap para lulusannya kelak tidak hanya cerdas secara akademik dan kuat secara spiritual, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan dan wawasan kebangsaan yang luas.

Pemilihan Ketua OSIS ini menjadi bukti bahwa pendidikan demokrasi bisa dimulai dari lingkungan sekolah. Dari hal kecil seperti memilih ketua OSIS, diharapkan akan lahir generasi besar yang siap memimpin bangsa.

Al-Hayyan, Mendidik dengan Ilmu, Membina dengan Akhlak, Menguatkan dengan Demokrasi

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *